Persoalan tersebut mendapat perhatian karena lintasan atletik TLJ merupakan salah satu fasilitas olahraga yang cukup ramai dimanfaatkan masyarakat Semarang untuk berlatih.
Kepala UPTD Gelanggang Olahraga Dispora Kota Semarang, Tegar Suko Purusatama, membenarkan bahwa lintasan kembali ditutup. Ia menjelaskan, pembukaan sebelumnya memang dilakukan khusus untuk menguji kondisi lintasan.
“Kemarin memang uji coba, nah ini ditutup lagi agar pengerjaan lebih maksimal. Jadi memang dari Distaru belum selesai pengerjaannya,” ujar Tegar.
Menurut Tegar, masyarakat menunjukkan antusiasme cukup tinggi ketika lintasan dibuka untuk uji coba.
Namun, masih ada pekerjaan di beberapa bagian yang perlu diselesaikan sebelum fasilitas tersebut dapat digunakan kembali secara penuh.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin siang, sejumlah pekerja dari pihak ketiga masih melakukan perbaikan, khususnya di sisi timur lintasan atletik.
“Mungkin kemarin pengerjaannya belum maksimal ya saat uji coba. Nah, ini kita tutup agar bisa lebih bagus, jadi menunggu sampai perbaikan selesai dulu,” jelasnya.
Tegar belum dapat memastikan waktu pembukaan kembali lintasan TLJ. Fasilitas tersebut baru akan dibuka setelah seluruh pekerjaan perbaikan dinyatakan selesai dan proses serah terima dari Dinas Penataan Ruang (Distaru) kepada Dispora Kota Semarang dilakukan.
“Kita sudah pasang MMT sebagai imbauan penutupan, di media sosial juga sudah kita umumkan,” kata Tegar.
Selama lintasan TLJ belum dapat digunakan, Dispora mengarahkan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas olahraga alternatif. Salah satunya adalah Lapangan Sidodadi yang memiliki lintasan serupa.