Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, turut mengapresiasi langkah Pemkot Semarang dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Ia menyebut kontribusi inflasi Kota Semarang mencapai 32,76 persen terhadap total inflasi di Jawa Tengah, sehingga stabilitas harga di kota ini sangat berpengaruh terhadap kondisi regional.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Ibu Wali Kota dan TPID dalam menjaga stabilitas ini. Kepada masyarakat tidak perlu panik karena pasokan pangan dalam kondisi yang cukup. Perilaku belanja yang tenang dan rasional akan sangat membantu kami dalam menjaga stabilitas harga sehingga Ramadan dan Idulfitri dapat dijalankan dengan penuh ketenangan,” ujar Noor.
Selain bazar pangan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran program BISMUDIK, yaitu layanan mudik gratis bagi warga Kota Semarang.
Melalui program ini, Pemkot Semarang menyiapkan tujuh armada bus untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
"BISMUDIK ini adalah sebagian dari upaya pemerintah Kota Semarang untuk bisa membantu para pemudik agar mereka merasa nyaman dan sejahtera dalam menghadapi Lebaran nanti," pungkas Agustina. (*)