Pembersihan dilakukan menggunakan armada truk tangki air dan alat berat agar jalur penghubung Semarang–Boja kembali aman dilalui kendaraan.
Agustina menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memetakan titik-titik rawan banjir di wilayah Semarang Barat sebagai langkah antisipasi kejadian serupa.
Ia juga meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperhatikan informasi peringatan dini dari instansi terkait.
“Malam ini petugas pembersihan lumpur masih bekerja di Silayur dan besok pagi saya minta warga bersama jajaran kelurahan melakukan gotong royong massal untuk membersihkan lingkungan masing-masing. Kami berkomitmen untuk mendampingi seluruh warga terdampak hingga situasi kembali kondusif dan aktivitas ekonomi berjalan normal,” pungkasnya. (*)