Konten Semarang
Semarang

Pemkot Semarang Perluas Edukasi Pilah Sampah hingga Pondok Pesantren

Pemkot Semarang perluas program pilah sampah ke pondok pesantren, dorong kebiasaan kelola sampah sejak dini demi lingkungan bersih dan sehat.

Direktur P3M, KH Sarmidi Husna, menambahkan bahwa persoalan sampah saat ini tidak hanya menjadi masalah lokal, namun sudah menjadi isu nasional dan global. Ia menyebutkan beberapa daerah di Indonesia bahkan sudah dalam status darurat sampah.

“Ketinggian sampah di Yogyakarta bahkan mencapai 125 meter. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Sarmidi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah sejatinya memiliki dasar religius dalam ajaran Islam. 

Menurutnya, menjaga kebersihan adalah bagian dari sunah Rasulullah. Bahkan ada riwayat tentang seorang sahabat Nabi yang secara khusus mendapatkan doa dari Rasulullah karena perannya dalam menjaga kebersihan lingkungan masjid.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Semarang berharap agar kampanye pengelolaan sampah dapat menjangkau lebih banyak elemen masyarakat, terutama melalui jalur pendidikan berbasis keagamaan yang memiliki pengaruh kuat.

Halaman 2 dari 2