Sebagai langkah jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan, Pemkot Semarang saat ini tengah menyiapkan pembangunan pos pemantauan permanen di kawasan Silayur.
Pos tersebut nantinya akan dilengkapi sistem Early Warning System (EWS) serta pengawasan selama 24 jam.
Melalui fasilitas tersebut, setiap kendaraan angkutan barang yang melintas akan diperiksa mulai dari kelengkapan dokumen, status uji KIR, hingga kondisi fisik kendaraan sebelum memasuki jalur tanjakan.
Upaya ini diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan, khususnya pada jam-jam rawan.
Selain pengawasan, Pemkot Semarang juga akan terus menggencarkan edukasi kepada perusahaan angkutan maupun pengemudi mengenai pentingnya kesiapan kendaraan, teknik berkendara di jalur ekstrem, serta disiplin keselamatan berkendara.
“Kami ingin memastikan bahwa upaya penanganan tidak berhenti pada respons insiden saja, tetapi juga menyentuh aspek pencegahan secara berkelanjutan. Keselamatan di Silayur membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, operator angkutan, hingga pengemudi,” tutup Danang. (*)