“TBC ini tidak hanya cukup diobati, tetapi harus tuntas supaya masyarakat ini tetap sehat,” ujarnya.
Menurut Taj Yasin, keberhasilan pengendalian TBC juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, peran organisasi masyarakat dinilai semakin strategis.
PPTI sebagai mitra pemerintah berbasis komunitas berkontribusi dalam edukasi, penjaringan suspek TBC, pendampingan pengobatan, hingga pencegahan putus obat dan TBC resisten obat.
“Maka dengan adanya PPTI, saya berharap nanti kolaborasi kerjasama bisa terwujud,” kata Taj Yasin. (***)