“Kota yang beriman tidak diukur dari tingginya gedung, melainkan dari kerukunan warganya,” tegasnya.
Ia menutup sambutan dengan ajakan agar umat terus berkarya dan menjadikan gereja sebagai oase rohani yang menebarkan damai serta memperkuat keluarga.
Perayaan HUT ke-43 Paroki Santa Maria Fatima Banyumanik berlangsung meriah dengan misa syukur, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan bagi tokoh umat, serta penampilan seni dari berbagai kelompok, mulai dari remaja, orang muda Katolik, hingga lansia yang ikut memeriahkan suasana penuh syukur tersebut.