Konten Semarang
Semarang

Respons Aduan Warga, Pemkot Kebut Perbaikan Jalan

Merespons 781 aduan warga via Lapor Semar, Pemkot Semarang kebut perbaikan jalan. Sebanyak 647 titik selesai diperbaiki, 134 tahap proses.

Respons Aduan Warga, Pemkot Kebut Perbaikan Jalan
Respons Aduan Warga, Pemkot Kebut Perbaikan Jalan

KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mempercepat perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di sejumlah wilayah. Langkah taktis ini diambil sebagai tindak lanjut langsung atas ratusan aduan masyarakat.

Berdasarkan data DPU, sejak Januari hingga 21 Juli 2026, telah masuk 781 laporan kerusakan jalan melalui kanal pengaduan Lapor Semar Solusi AWP.

Dari total laporan tersebut, sebanyak 647 titik telah rampung diperbaiki, sedangkan 134 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan hasil tinjauan langsung di lapangan.

"Setiap aduan yang masuk melalui Lapor Semar Solusi AWP kami verifikasi terlebih dahulu di lapangan. Penanganannya kami sesuaikan dengan tingkat kerusakan, potensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, fungsi jalan, volume lalu lintas, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat," ujar Suwarto, Jumat (24/7).

Untuk menekan risiko kecelakaan, DPU mendahulukan penanganan darurat pada jalan yang kondisinya kritis, sebelum nantinya dilakukan perbaikan permanen.

"Kalau ditemukan kerusakan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, kami prioritaskan penanganan darurat terlebih dahulu. Penanganan permanen kemudian dilakukan sesuai kebutuhan teknis. Kami juga memastikan kewenangan penanganannya. Jika menjadi tanggung jawab pihak lain, kami akan berkoordinasi agar segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Sejauh ini, DPU telah menyelesaikan sejumlah perbaikan, di antaranya pengaspalan di Jalan Prof. Soedharto dan perbaikan crossing di Jalan Honggowongso.

Sementara itu, pengerjaan yang masih berlangsung meliputi perbaikan paving di Jalan Tirto Usodo, perbaikan gorong-gorong di Jalan Sidodadi Mijen, hingga pembuatan grill saluran drainase di kawasan Simpang Lima.

Selain fokus pada titik-titik tersebut, pemeliharaan rutin seperti penambalan lubang jalan dan perbaikan drainase juga terus digalakkan sesuai temuan inspeksi.

"Penanganan kerusakan jalan terus kami lakukan secara bertahap. Setiap lokasi memiliki kondisi dan tingkat kerusakan yang berbeda sehingga metode penanganan dan waktu pengerjaannya juga tidak selalu sama. Ada pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, ada pula yang membutuhkan waktu lebih panjang karena terkait pekerjaan struktur, fabrikasi material khusus, atau koordinasi dengan pihak lain," katanya.

Ke depan, masyarakat diimbau untuk terus aktif melaporkan kerusakan infrastruktur melalui kanal pengaduan resmi agar dapat segera terdata dan ditangani oleh petugas.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas pemeliharaan infrastruktur jalan melalui penanganan yang cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Upaya ini kami lakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan di Kota Semarang," pungkasnya. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Artikel Selanjutnya

846 Buruh Kena PHK, Disnaker Semarang Jamin Hak Cair dan Siapkan Pelatihan
Semarang • 28 Juli 2026

846 Buruh Kena PHK, Disnaker Semarang Jamin Hak Cair dan Siapkan Pelatihan

Rekomendasi Redaksi