Semarang Tawang tercatat sebagai stasiun dengan jumlah pengguna FR terbanyak.
Teknologi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Penerapan Face Recognition bukan hanya meningkatkan kenyamanan perjalanan, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan. Setiap rol kertas yang tidak digunakan berarti mengurangi limbah, menghemat tinta, dan menjaga kelestarian pohon.
“Digitalisasi ini adalah bagian dari komitmen KAI terhadap keberlanjutan. Kami belajar dari pandemi Covid-19 yang mendorong percepatan layanan digital seperti e-boarding pass dan FR,” tambah Franoto.
Arah Digitalisasi KAI ke Depan
Ke depan, KAI berencana mengembangkan digitalisasi layanan yang lebih terintegrasi. Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan nantinya bisa menikmati perjalanan antarmoda yang lebih seamless, mulai dari keberangkatan hingga sampai di tujuan.
“Transformasi digital adalah fondasi untuk menghadirkan transportasi modern, ramah lingkungan, dan sesuai kebutuhan pelanggan. Kami ingin memastikan perjalanan dengan kereta api tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga lebih efisien serta berkelanjutan,” tutup Franoto.