Dengan antusias, anak-anak memilih sendiri barang yang mereka inginkan, seperti pakaian baru untuk Hari Raya Idulfitri, perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan sajadah, sepatu untuk Lebaran maupun sekolah, serta berbagai perlengkapan sekolah lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Politeknik Bina Trada Semarang turut dilibatkan sebagai pendamping.
Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu proses belanja, tetapi juga membangun interaksi hangat dengan anak-anak yatim sehingga tercipta suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara Semarak Ramadan yang diisi dengan berbagai aktivitas interaktif, sesi motivasi, serta kegiatan kebersamaan lainnya hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Suasana penuh keceriaan terlihat dari antusiasme anak-anak mengikuti seluruh rangkaian acara.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Politeknik Bina Trada Semarang, Mugiyanto, S.Sos., M.M., menyampaikan pesan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.
Selain itu, pihak kampus juga menawarkan program beasiswa khusus bagi anak-anak yatim binaan Nurul Hayat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Beasiswa tersebut senilai Rp10.500.000 bagi setiap penerima yang melanjutkan kuliah di Politeknik Bina Trada Semarang.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penyerahan bantuan secara simbolis kepada para ustadz dan ustadzah oleh pimpinan Nurul Hayat Cabang Semarang.