Agustina mengatakan Pemkot Semarang akan terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif sehingga memberikan ruang bagi investor untuk masuk dan mengembangkan usahanya di ibu kota Jawa Tengah.
“Kami memastikan investasi yang masuk tidak hanya memberikan kepastian bisnis bagi investor, tetapi juga membuka peluang kemitraan strategis dengan pelaku usaha lokal serta menyerap tenaga kerja daerah,” tegasnya.
Setelah meraih juara pertama, proyek UCC Terboyo akan kembali dipromosikan melalui Semarang Business Forum (Sem'Biz) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Forum tersebut akan menjadi ruang untuk mempertemukan proyek dengan calon investor potensial secara langsung.
Kinerja investasi Kota Semarang juga menunjukkan tren positif. Data Semester I 2026 mencatat realisasi investasi mencapai Rp6,57 triliun atau sekitar 52,11 persen dari target investasi sepanjang tahun sebesar Rp12,6 triliun.
Ke depan, Agustina menyatakan Pemkot Semarang akan memperkuat promosi investasi, memperbaiki dokumen penawaran proyek, serta mengawal setiap peluang investasi agar dapat berlanjut hingga tahap realisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)