Konten Semarang
Semarang

Tanah Gerak di Jangli Semarang, 15 Rumah Terdampak dan Dua Dibongkar

Tanah gerak di Jangli Semarang berdampak 15 rumah. Dua dibongkar, Pemkot siapkan opsi relokasi dan tenda pengungsian.

Setiap malam, warga menggelar ronda dan pemantauan untuk mengantisipasi pergerakan tanah lanjutan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah mendirikan tenda pengungsian untuk warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara.

“Kalau yang rumahnya berisiko tinggi, kami imbau untuk waspada. Saat ini BPBD juga telah mendirikan tenda pengungsian yang diperuntukkan bagi warga terdampak,” katanya.

Pergerakan tanah di Jalan Jangli dilaporkan masih berlangsung. Sejak malam hingga pagi hari, tanah bergeser sekitar dua meter. Akibatnya, retakan tanah kini melebar hingga kurang lebih lima meter dan tidak dapat dilalui kendaraan, termasuk sepeda motor.

“Radius terdampak kurang lebih 70 meter. Tapi masih di wilayah RT 7 RW 1,” tambah Joko.

Warga berharap solusi relokasi dapat segera direalisasikan, idealnya masih berada di sekitar lingkungan yang sama. Menurut Joko, terdapat lahan yang memungkinkan untuk menampung sekitar 15 rumah terdampak, meski dengan keterbatasan luas area.

Halaman 2 dari 2