Bahkan, ia turut memakaikan sepatu secara langsung kepada salah satu siswa bernama Abio, pelajar kelas 10 SMK Muhammadiyah Mangunsari.
"Kaget. Nggak nyangka (dipakaikan sepatu oleh Gubernur). Saya cita-cita mau jadi polisi. Senang bisa sekolah karena banyak teman. Sekolahnya gratis selama tiga tahun," katanya.
Sementara itu, Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa program sekolah kemitraan merupakan program pendidikan gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu.
Saat ini terdapat 139 sekolah yang menjadi mitra dalam program tersebut dan seluruh kebutuhan pendidikan siswa ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Mereka kita biayai. Mulai pakaian, sepatu, buku, PKL, dan sebagainya. Semua gratis dari Pemprov Jateng,” kata dia.
Program sekolah kemitraan tersebut telah dimulai sejak 2025 dan akan kembali dilanjutkan pada tahun ajaran 2026.
Dalam arahannya kepada para siswa, Ahmad Luthfi juga berpesan agar mereka tetap percaya diri dan tidak merasa rendah diri.
Ia meminta seluruh siswa berani memiliki cita-cita tinggi dan terus belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang lebih baik. (*)