“Banyak mahasiswa USM yang bahkan sebelum wisuda sudah bekerja. Hari ini saya ingin membantu mereka meningkatkan personal branding agar lebih unggul dalam karier dan pengembangan diri,” jelasnya.
Menurutnya, kunci utama kesuksesan bukan pada gelar, melainkan kompetensi dan usaha maksimal.
Sesi kedua diisi oleh Indira Gustiar SH MKn yang menyoroti kesiapan mental dan emosional fresh graduate.
Ia menegaskan bahwa dunia kerja jauh lebih kompleks dibandingkan dunia kampus, sehingga lulusan harus siap menghadapi tantangan, kegagalan, dan perubahan cepat di era digital.
“Fresh graduate harus memahami nilai diri, tahu arah, dan siap menghadapi kegagalan. Dari proses jatuh bangun itulah pengalaman terbentuk,” ungkap Indira.
Ia menutup sesi dengan pesan agar para lulusan tidak pernah berhenti belajar, karena berhenti belajar berarti berhenti berkembang.
Kegiatan pembekalan ini menjadi momentum reflektif sekaligus motivatif bagi calon wisudawan USM.
Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman, USM menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan dunia kerja modern.