KONTENSEMARANG.COM – Universitas Semarang (USM) mendorong pengembangan Desa Wisata Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, melalui pemanfaatan teknologi digital dan energi ramah lingkungan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pemberdayaan Pokdarwis: Penguatan Branding Wisata Bahari Desa Surodadi melalui Perahu Listrik PLTS dan Pengembangan Konten Fotografi Digital” pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Sejahtera”, perangkat desa, serta pelaku usaha lokal.
Program ini mendapat hibah pendanaan PkM skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat tahun 2026 dan dipimpin Titik Nurhayati, S.T., M.Eng., bersama Muchammad Satrio Wibowo, S.T., M.Si. dan Nur Wakidah, S.Kom., M.Cs.
Program PkM tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi, terutama website dan konten fotografi sebagai media promosi potensi desa wisata.
Selain itu, masyarakat diperkenalkan dengan perahu listrik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai alternatif pengganti perahu berbahan bakar minyak.
Sebanyak 15 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan pengelola Pokdarwis yang terlibat dalam pengelolaan wisata bahari, termasuk kawasan hutan mangrove dan aktivitas susur pantai menggunakan perahu listrik PLTS untuk menikmati panorama matahari terbenam di Pantai Arnavat.
Ketua Tim PkM, Titik Nurhayati, mengatakan pemanfaatan website menjadi bagian penting dalam memperluas promosi Desa Wisata Surodadi sekaligus meningkatkan daya saing Pokdarwis di tengah perkembangan era digital.
“Melalui implementasi website yang terintegrasi dengan perahu Listrik berbasis PLTS, diharapkan potensi Desa Surodadi dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional,” ujarnya.
Pelatihan yang diberikan mencakup sosialisasi digital marketing, pengelolaan website, hingga pendampingan pembuatan dan pengisian konten.
Materi website meliputi profil desa, potensi wisata, produk UMKM, serta informasi layanan penggunaan perahu listrik berbasis PLTS.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tata kelola informasi yang baik untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan desa wisata.
Antusiasme terlihat selama proses pelatihan dan diskusi, dengan peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga wawasan mengenai strategi promosi digital yang berkelanjutan.
Melalui program tersebut, Desa Wisata Surodadi diharapkan mampu mengoptimalkan website sebagai sarana promosi sekaligus memanfaatkan perahu listrik PLTS sebagai moda wisata yang lebih ramah lingkungan.
Pengembangan tersebut ditargetkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkuat kemandirian ekonomi Pokdarwis dan masyarakat desa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh USM, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa berbasis teknologi. (*)