Dari sisi kebijakan publik, Saleh menilai diskon pajak dapat dipahami sebagai strategi fiskal yang efektif. Selain meringankan beban masyarakat, kebijakan itu juga berpotensi meningkatkan kepatuhan wajib pajak sehingga berdampak pada optimalisasi penerimaan daerah.
“Bagi masyarakat, diskon memberikan rasa keuntungan. Ada pengurangan beban yang terasa signifikan, sehingga mendorong mereka untuk segera menyelesaikan kewajibannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya memperkuat aspek komunikasi publik dan kehadiran pemimpin di tengah masyarakat. Ia mencontohkan kehadiran Ahmad Luthfi saat meninjau perbaikan jalan dan penanganan bencana sebagai bentuk kepemimpinan yang humanis.
“Kriteria dalam menilai kepemimpinan itu bukan hanya berbasis data, tapi juga ada aspek humanisme. Saya usul, yang seperti itu (mengunggah aktivitas di media-red) walaupun tidak suka harus dilakukan,” kata Mohammad Saleh.
“Karena ibaratnya sesuatu yang baik jika disampaikan dengan baik, akan menjadi baik. Tapi sesuatu yang baik karena tidak pernah disampaikan, orang tahunya tidak baik. Jadi menurut saya ini penting, media sosialnya suatu sunatullah,” imbuhnya. (*)