Konten Semarang
Regional

Warga Timbulsloko Manfaatkan Akuaponik untuk Jaga Pangan di Tengah Ancaman Rob

Warga Timbulsloko Demak belajar budi daya akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan di tengah lahan produktif yang terdampak rob.

Warga Timbulsloko Manfaatkan Akuaponik untuk Jaga Pangan di Tengah Ancaman Rob
Warga Timbulsloko Manfaatkan Akuaponik untuk Jaga Pangan di Tengah Ancaman Rob

Peserta juga memperoleh materi teknis, mulai dari pengaturan salinitas air pada kisaran 3–5 ppt, aklimatisasi benih lele, hingga proses penyemaian kangkung menggunakan media *rockwool*.

Hasil budi daya diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga. Jika produksinya berkembang, ikan dan sayuran tersebut juga berpeluang diolah menjadi produk bernilai tambah.

Lele, misalnya, dapat dipanen dalam waktu sekitar 60–90 hari dan kemudian diolah menjadi sejumlah makanan seperti nugget, bakso, maupun lele asap.

Pengembangan akuaponik di lahan terbatas diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat pesisir Timbulsloko untuk mempertahankan ketersediaan pangan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk adaptasi terhadap berkurangnya lahan produktif akibat banjir rob. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 2

Artikel Selanjutnya

Taj Yasin Buka Pintu Pemeriksaan BPK, Pemprov Jateng Siap Benahi Tata Kelola
Regional • 31 Agustus 2026

Taj Yasin Buka Pintu Pemeriksaan BPK, Pemprov Jateng Siap Benahi Tata Kelola

Rekomendasi Redaksi