Konten Semarang
Ekonomi

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 340 Ribu Pekerja

Investasi Jateng mencapai Rp72,54 triliun hingga triwulan III 2026, mencakup 82.420 proyek dan menyerap 340.334 tenaga kerja.

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 340 Ribu Pekerja

Luthfi menambahkan, Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk menarik investasi meskipun kondisi ekonomi global masih menghadapi berbagai tantangan dan ruang fiskal pemerintah terbatas.

Kondisi iklim usaha yang mendukung, pertumbuhan ekonomi, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif menjadi sejumlah keunggulan provinsi ini, khususnya bagi industri padat karya.

“Ada 57 perusahaan Vietnam padat karya nanti akan membangun di wilayah kita. Karena role model kegiatan padat karyanya Vietnam sama dengan kita. Dan dia akan buka cabang di wilayah kita,” ungkapnya.

Ia berharap Sembiz dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah kabupaten dan kota lainnya untuk menggelar forum serupa. Dengan begitu, setiap daerah memiliki kesempatan memperkenalkan keunggulan dan peluang investasi, perdagangan, serta pariwisata kepada calon investor.

“Jadi business forum ini untuk apa? Untuk menciptakan ekonomi baru di wilayah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menilai kerja sama antardaerah menjadi faktor penting dalam mendorong investasi. Hal ini mengingat keterbatasan lahan di Kota Semarang untuk pengembangan kawasan industri berskala besar.

Oleh sebab itu, pengembangan ekonomi Kota Semarang lebih diarahkan pada sektor perdagangan dan jasa, dengan dukungan daerah penyangga yang memiliki ketersediaan lahan, potensi industri, serta sumber daya pendukung lainnya.

“Kota Semarang tidak bisa sendiri. Pemerintah Kota Semarang tidak bisa sendiri. Maka kami mengundang seluruh investor untuk turut serta bersama-sama mengembangkan usaha untuk kebersamaan dan kemajuan,” ujarnya.

Agustina menjelaskan, penyelenggaraan Sembiz yang telah memasuki tahun ke-19 menjadi wadah untuk mempertemukan investor dengan berbagai peluang bisnis di Kota Semarang dan wilayah sekitarnya.

Pemerintah kota juga terus mengevaluasi pelaksanaan forum pada tahun-tahun sebelumnya agar peluang kerja sama yang muncul dapat ditindaklanjuti secara konkret.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 3

Artikel Selanjutnya

UMKM Jateng didorong Ahmad Luthfi naik kelas hingga ekspor melalui penguatan pembiayaan, pasar, teknologi, kemitraan dan digitalisasi usaha.
Ekonomi • 07 Oktober 2026

Ahmad Luthfi Dorong 4,2 Juta UMKM Jateng Naik Kelas

Rekomendasi Redaksi