Ketua LPPM USM, Prof. Dr. Ir. Mudjiastuti Handajani, M.T., menekankan bahwa Hackathon perlu menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan USM.
Pengembangan inovasi dalam program tersebut juga diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan pengguna serta mempunyai peluang untuk diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut.
Keterlibatan reviewer dan pakar dari berbagai disiplin diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya mengedepankan aspek teknologi, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki peluang untuk masuk ke tahap hilirisasi.
Setelah tahapan FGD, rangkaian Hackathon akan dilanjutkan dengan mentoring, bootcamp, pengembangan prototipe, validasi pengguna, pitching, hingga Demo Day. Inovasi yang dinilai memiliki potensi selanjutnya akan diarahkan menuju tahap industry matching dan pilot project. (*)