PT Gold Emperor Indonesia Serap 4.044 Tenaga Kerja, Ahmad Luthfi Sebut Tekan Kemiskinan
PT Gold Emperor Indonesia di Brebes menyerap 4.044 tenaga kerja dan dinilai mampu menekan kemiskinan di Jawa Tengah.
KONTENSEMARANG.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai investasi sektor padat karya memiliki peran penting dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat melakukan kunjungan kerja ke PT Gold Emperor Indonesia di Kabupaten Brebes, Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Luthfi meninjau langsung area produksi perusahaan manufaktur alas kaki itu sekaligus menyapa para pekerja yang tengah beraktivitas. Sejumlah karyawan mengaku merasa nyaman bekerja di perusahaan tersebut karena fasilitas dan pendapatan yang dinilai cukup membantu kebutuhan hidup mereka.
"Kita cek salah satu karyawan tadi, ada yang dapat uang lembur sampai Rp4 juta. Ini sudah cukup bagi mereka," ujar Luthfi di sela tinjauan.
Per Maret 2026, PT Gold Emperor Indonesia tercatat telah mempekerjakan sebanyak 4.044 tenaga kerja. Jumlah tersebut terdiri dari 3.274 pekerja perempuan dan 770 pekerja laki-laki.
Perusahaan yang bergerak di sektor produksi alas kaki untuk pasar ekspor itu bahkan menargetkan penambahan tenaga kerja hingga mencapai 10.000 orang dalam beberapa tahun mendatang.
"Kami melakukan pengecekan di PT Gold Emperor Indonesia yang sifatnya padat karya. Karyawannya sekitar 4.044 orang dengan produksinya berupa alas kaki atau sepatu yang diekspor ke banyak negara," kata Luthfi.
PT Gold Emperor Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China. Nilai realisasi investasi perusahaan tersebut sepanjang 2024 hingga 2025 mencapai Rp1,65 triliun.
Menurut Ahmad Luthfi, besarnya investasi yang masuk ke Kabupaten Brebes akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun Provinsi Jawa Tengah secara umum.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi padat karya juga dinilai mampu membuka lapangan kerja baru sehingga membantu menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan angka kemiskinan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Luthfi, juga terus mendorong pengembangan kawasan industri di Brebes sebagai salah satu strategi penguatan ekonomi daerah.
Untuk mendukung kebutuhan industri, Pemprov Jawa Tengah akan memperkuat penyediaan tenaga kerja kompetitif melalui sekolah vokasi, politeknik, hingga balai latihan kerja (BLK).
"Kita akan manfaatkan BLK dan sekolah vokasi agar dapat menyediakan tenaga kerja yang kompetitif," katanya.
Salah seorang karyawan PT Gold Emperor Indonesia, Tri Dewi Martini, mengaku senang bekerja di perusahaan tersebut karena selain menerima gaji sesuai UMK, para pekerja juga mendapatkan berbagai fasilitas tambahan.
"Banyak sukanya di sini, banyak lemburan, banyak cuannya. Gaji UMR, tambahannya dari lemburan setiap harinya. Kita lima hari kerja, Sabtu dihitungnya lembur. Terus ada juga tunjangan kehadiran, jadi kalau berangkat terus dapat bonus uang kehadiran," ujar Tri yang telah bekerja selama 1,5 tahun.
Ia berharap perkembangan investasi dan industri di Brebes terus meningkat sehingga mampu mendorong kemajuan ekonomi masyarakat di Jawa Tengah.
kontensemarang