Luthfi menilai upaya penurunan kemiskinan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintahan daerah. Dalam hal ini, wakil bupati memiliki peran untuk mendukung bupati dalam memastikan program-program pengentasan kemiskinan berjalan melalui koordinasi dengan perangkat daerah.
Dengan demikian, agenda pembangunan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan manfaat yang diterima masyarakat.
Ahmad Luthfi Minta Bupati dan Wakil Bupati Klaten Tetap Solid
Selain menyoroti indikator pembangunan daerah, Luthfi memberikan perhatian terhadap hubungan kerja antara bupati dan wakil bupati.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program pemerintahan memerlukan kepemimpinan yang solid, saling mendukung, dan memiliki arah kebijakan yang sama.
Menurut Luthfi, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Mahanni Yulindha Pratiwi harus membangun kerja sama yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan.
Keduanya diharapkan mampu mengedepankan kolaborasi agar berbagai program pembangunan daerah dapat terlaksana secara efektif.
Terlebih, Kabupaten Klaten memiliki posisi geografis yang strategis karena berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Posisi tersebut dinilai menjadi salah satu potensi wilayah yang perlu dioptimalkan melalui kepemimpinan daerah yang kompak dan mampu memanfaatkan berbagai peluang pembangunan.
“Ya, pokoknya harus satu paket dalam rangka mengembangkan. Saya yakin beliau berdua akan setuju,” katanya.
Luthfi kembali menegaskan bahwa hubungan kerja antara bupati dan wakil bupati tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kedua pemimpin daerah tersebut harus memiliki kesamaan arah dalam menjalankan pemerintahan dan mempercepat program pembangunan.