Dalam kesempatan itu, Apindo juga menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat infrastruktur kawasan industri.
Beberapa proyek yang mendapat perhatian antara lain revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas serta pembangunan dry port di Batang dan Kendal.
Menurut Bob, keberadaan infrastruktur pendukung yang semakin lengkap akan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai daerah tujuan investasi yang kompetitif.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas dukungan Apindo dalam mendorong pertumbuhan investasi di wilayahnya.
Ia menilai investasi memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD dalam membangun wilayah, tetapi ada juga investasi,” katanya.
Luthfi menjelaskan, Jawa Tengah memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi daya tarik bagi investor.
Selain berada di lokasi strategis yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Timur, provinsi ini juga didukung tenaga kerja yang kompetitif serta layanan perizinan yang terus dipermudah.
Pemprov Jawa Tengah, lanjutnya, juga terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur pendukung industri.
Upaya itu dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, termasuk untuk merealisasikan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan pembangunan dry port di kawasan industri Batang dan Kendal.