Ia menjelaskan, daya tarik Kota Lama tidak hanya terletak pada keberadaan bangunan-bangunan ikonik yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.
Suasana lingkungan, keramahan masyarakat, hingga berbagai pilihan kuliner di sekitarnya juga menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dinikmati para pengunjung.
Karena itu, Agustina menginginkan hasil karya para peserta dapat menjangkau lebih banyak orang dan memperlihatkan beragam sisi menarik Kota Lama.
Melalui kegiatan DOSS Photolympic 2026 di Kota Lama Semarang, para peserta memiliki kesempatan mengeksplorasi sudut-sudut kawasan bersejarah sekaligus menghasilkan karya fotografi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata kota.
Rute Fotografi Diharapkan Meluas ke Kawasan Bersejarah Lain
Selain memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan tahun ini, Agustina juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan cakupan lokasi yang lebih luas pada masa mendatang.
Ia menginginkan eksplorasi fotografi tidak hanya terpusat di kawasan Kota Lama, melainkan juga menjangkau berbagai kawasan bersejarah lain yang terdapat di Kota Semarang.
Menurutnya, masih banyak lokasi dengan karakter dan keindahan tersendiri yang layak diperkenalkan melalui karya fotografi.
Beberapa kawasan yang disebut Agustina antara lain Stasiun Tawang, Pasar Johar, Kampung Kauman, kawasan Pecinan, Kampung Pekojan, hingga Kampung Melayu.
Lokasi-lokasi tersebut dinilai memiliki daya tarik yang tidak kalah menarik dibandingkan kawasan Kota Lama.
“Selain Kota Lama, maju sedikit kita lihat ada Stasiun Kereta Api Tawang yang juga bagus. Kemudian belok sedikit ada Pasar Johar, sedikit lagi ada Kampung Kauman, Kampung Pecinan, Kampung Pekojan, Kampung Melayu dan lain sebagainya yang tidak kalah indah daripada Kota Lama,” kata Agustina.