KONTENSEMARANG.COM – Keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang. Edukasi mengenai risiko perlintasan sebidang diberikan kepada siswa SD Al Irsyad di Jalan Petek, Kota Semarang, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan Dishub Kota Semarang bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Para siswa dibekali pengetahuan mengenai perilaku aman ketika berada di kawasan yang berdekatan dengan jalur kereta api.
Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Perlintasan Sebidang itu menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia sekolah. Siswa diberikan pemahaman agar selalu disiplin dan waspada ketika hendak melintasi jalur kereta api.
Pemilihan SD Al Irsyad sebagai lokasi edukasi juga berkaitan dengan posisi sekolah yang berada di kawasan Jalan Petek dan tidak jauh dari jalur perkeretaapian. Kondisi tersebut membuat pemahaman tentang keselamatan menjadi penting bagi para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai potensi bahaya yang dapat muncul di sekitar perlintasan kereta api. Mereka juga diarahkan memahami langkah yang tepat sebelum menyeberang agar terhindar dari risiko kecelakaan.
Kepala Seksi Angkutan Barang, Perkeretaapian, Sungai dan Danau, serta Udara Dishub Kota Semarang, Muhammad Farid, mengatakan pembiasaan tertib berlalu lintas perlu dibangun sejak anak-anak masih berada di bangku sekolah.
“Kami ingin mengedukasi anak-anak sejak usia sekolah agar mereka memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya di area perlintasan sebidang. Melalui sinergi bersama BTP dan PT KAI ini, kami berharap para siswa SD Al Irsyad tidak hanya memahami aturan dasar keselamatan, seperti berhenti dan melihat ke kanan-kiri sebelum melintas, tetapi juga dapat menjadi agen keselamatan kecil yang mengingatkan teman dan keluarga di lingkungan mereka,” ujar Muhammad Farid.
Agar materi keselamatan lebih mudah diterima siswa, penyampaian informasi dilakukan dengan pendekatan interaktif dan disesuaikan dengan usia anak.
Tim dari Dishub Kota Semarang, BTP, dan PT KAI menggunakan video edukasi sebagai salah satu media penyampaian materi. Siswa juga diajak mengikuti kuis berhadiah serta melihat dan mempraktikkan cara menyeberang perlintasan sebidang secara aman.
Dalam praktiknya, siswa diingatkan untuk berhenti terlebih dahulu, memperhatikan kondisi jalur dari kedua arah, serta memastikan tidak ada kereta yang akan melintas sebelum menyeberang.
Rangkaian kegiatan mendapat respons positif dari para siswa. Mereka terlihat aktif menyimak materi dan mengikuti berbagai aktivitas yang disiapkan oleh tim gabungan.
Dishub Kota Semarang berencana memperluas kegiatan edukasi keselamatan perlintasan kereta api ke sejumlah sekolah lain di wilayah Kota Semarang.
Upaya tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan tertib dan meningkatkan kesadaran keselamatan sejak dini, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur maupun perlintasan kereta api. (*)