Konten Semarang
Semarang

Silpa Meleset usai Rekomendasi BPK, Perubahan APBD Semarang 2026 Defisit Rp219 Miliar

Perubahan APBD Semarang 2026 disepakati defisit Rp219,21 miliar setelah silpa meleset dari proyeksi dan adanya rekomendasi BPK RI.

Silpa Meleset usai Rekomendasi BPK, Perubahan APBD Semarang 2026 Defisit Rp219 Miliar
Silpa Meleset usai Rekomendasi BPK, Perubahan APBD Semarang 2026 Defisit Rp219 Miliar

Langkah efisiensi dan rasionalisasi tersebut dilakukan untuk menjaga agar kondisi keuangan daerah tetap terkendali serta mencegah munculnya beban anggaran yang terlalu besar pada penghujung tahun.

“Kalau pendapatannya berkurang, berarti belanjanya juga harus dikurangi supaya kondisi APBD-nya tetap berimbang dan terkendali,” tegasnya.

Setelah perubahan KUA-PPAS APBD 2026 disepakati, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Semarang diminta menyesuaikan kembali program kerja, khususnya yang menjadi prioritas.

Penyesuaian tersebut diharapkan membuat pelaksanaan anggaran hingga akhir tahun berjalan tetap akuntabel dan tepat sasaran. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 2

Artikel Selanjutnya

Stunting di Semarang Capai 3.108 Anak, Dinkes Siapkan Dua Strategi Penanganan
Semarang • 30 September 2026

Stunting di Semarang Capai 3.108 Anak, Dinkes Siapkan Dua Strategi Penanganan

Rekomendasi Redaksi