Konten Semarang
Semarang

Lukisan Diduga Karya Raden Saleh Tersimpan di Ponpes Al Islah, Diperoleh Gratis pada 1990

Lukisan perburuan singa yang diduga karya Raden Saleh tersimpan di Ponpes Al Islah Semarang setelah diperoleh gratis di Magelang pada 1990.

Lukisan Diduga Karya Raden Saleh Tersimpan di Ponpes Al Islah, Diperoleh Gratis pada 1990
Lukisan Diduga Karya Raden Saleh Tersimpan di Ponpes Al Islah, Diperoleh Gratis pada 1990

Di bagian bawah lukisan terdapat tulisan yang terbaca “R. Saleh 1880”. Tahun tersebut bertepatan dengan tahun wafat Raden Saleh, yang meninggal dunia pada 23 April 1880 di Bogor. Meski demikian, tulisan tersebut belum cukup untuk memastikan keaslian maupun atribusi lukisan.

Diklaim Pernah Diteliti Akademisi dan Pecinta Lukisan

Budi Harjono menyebut sejumlah akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pecinta lukisan pernah melakukan penelitian terhadap karya tersebut. Berdasarkan penuturannya, mereka menyatakan lukisan itu asli.

Namun, untuk memastikan klaim tersebut, masih diperlukan dokumentasi hasil pemeriksaan, informasi mengenai pihak yang melakukan penelitian, serta metode autentikasi yang digunakan.

Penentuan keaslian sebuah lukisan tidak bisa hanya mengandalkan tanda tangan atau tahun yang tertera pada karya. Pemeriksaan juga perlu mencakup material, teknik pengerjaan, karakteristik cat, kondisi kanvas, hingga rekam jejak kepemilikan.

Pernah Ditawarkan dengan Mahar Rp1 Miliar

Lukisan tua tersebut pernah ditawarkan untuk dijual melalui seorang perantara dengan nilai mahar mencapai Rp1 miliar. Namun, Budi Harjono memilih menolak skema penjualan yang diajukan.

Ia menyatakan calon pembeli yang benar-benar berminat dapat datang langsung ke lokasi untuk melakukan transaksi secara tunai.

Bagi Budi, lukisan itu memiliki kisah tersendiri yang bermula dari kejadian sederhana di Magelang pada 1990. Berawal dari tumpukan lukisan yang terbengkalai di belakang bengkel, karya tersebut kemudian dibawa dan dirawat hingga saat ini.

Raden Saleh dikenal sebagai salah satu pelukis Indonesia abad ke-19 yang namanya mendapat pengakuan internasional.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 3

Artikel Selanjutnya

ATM Emas Pegadaian resmi hadir di Poncol, Semarang. Nasabah bisa mengubah saldo Tabungan Emas menjadi emas batangan fisik ukuran 1-100 gram.
Semarang • 16 Oktober 2026

ATM Emas Pegadaian Hadir di Semarang, Cetak Emas Kini Lebih Mudah

Rekomendasi Redaksi