Perjuangan Peserta SNC 2026, Tampil di Tengah Hujan Hingga Tuntas

Peserta SNC 2026 tetap tampil meski hujan deras. Kisah haru perjuangan mereka jadi sorotan dalam parade budaya Semarang.

Perjuangan Peserta SNC 2026, Tampil di Tengah Hujan Hingga Tuntas
Perjuangan Peserta SNC 2026, Tampil di Tengah Hujan Hingga Tuntas

KONTENSEMARANG.COM - Hujan deras yang mengguyur pelaksanaan Semarang Night Carnival (SNC) 2026 tak memadamkan semangat para peserta. Salah satunya Heri Pari, peserta asal Bondowoso, Jawa Timur, yang tetap tampil penuh dedikasi meski harus berhadapan dengan cuaca ekstrem.

Heri menjadi bagian dari defile phoenix dan tampil di urutan pertama saat pembukaan acara, Sabtu (2/5). Meski hujan turun cukup lebat, ia tetap melangkah ke panggung parade tanpa ragu.

"Tadi saya sempat tampil, karena saya masuk bagian nomor urut pertama. Saat opening kita tampil meski di bawah guyuran hujan," ucap Heri.

Pengalaman tampil di tengah hujan menjadi hal baru baginya. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk menyelesaikan seluruh rangkaian acara hingga akhir.

Dalam situasi yang serba terbatas, Heri bersama peserta lainnya harus diangkut menggunakan mobil terbuka dari Balai Kota menuju Simpang Lima. Di titik akhir itu, mereka tetap diberi kesempatan tampil di hadapan wali kota dan masyarakat yang setia menunggu.

Menurutnya, tantangan terbesar justru datang dari kostum yang dikenakan. Air hujan membuat beban kostum menjadi lebih berat dan menyulitkan pergerakan.

"Karena hujan, beban costum jadi lebih berat. Tapi gimana pun caranya kita harus tetap menjaga keseimbangan," terangnya.

Persiapan panjang yang telah ia lakukan selama sekitar tiga bulan menjadi alasan kuat untuk tetap tampil maksimal. Ia mengaku akan merasa kurang puas jika tidak menuntaskan penampilannya.

Ini merupakan kali kedua Heri mengikuti Semarang Night Carnival. Ia mengaku selalu terkesan dengan atmosfer kota Semarang serta antusiasme para peserta dan penonton.

"Mengikuti Semarang Night Carnival ini kebanggaan bagi saya. Di sini saya bisa melebarkan sayap, mengingat saya berasal dari Bondowoso, Jawa Timur. Saya mendaftar event ini secara pribadi," paparnya.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turut mengungkapkan rasa haru sekaligus kekhawatirannya terhadap kondisi peserta di tengah hujan deras. Ia mengapresiasi semangat para peserta yang tetap bertahan dan tampil hingga acara selesai.

"Saya ucapkan terima kasih kepada peserta Semarang Night Carnival yang berjuang tetap perform dalam kondisi apapun. Kita tunggu partisipasi mereka di tahun depan," ungkap Agustina.

Meski demikian, Agustina mengakui tidak semua peserta mampu menyelesaikan penampilan hingga garis akhir di Simpang Lima. Beberapa di antaranya, termasuk peserta mancanegara, terpaksa menghentikan penampilan akibat kondisi genangan air pascahujan.