Temui Massa Aksi, Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi temui buruh saat May Day 2026 di Semarang, serap aspirasi soal PHK, outsourcing, hingga kesejahteraan.

Temui Massa Aksi, Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi temui buruh saat May Day 2026 di Semarang, serap aspirasi soal PHK, outsourcing, hingga kesejahteraan.

KONTENSEMARANG.COM — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung menemui massa buruh dan mahasiswa yang menggelar aksi dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional 2026. Aksi berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (1/5).

Kehadiran Luthfi di tengah massa menjadi bentuk respons langsung pemerintah terhadap aspirasi yang disuarakan. Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan May Day di seluruh wilayah Jawa Tengah yang dinilai berlangsung aman dan tertib.

"Terima kasih bahwa pelaksanaan May Day di 35 kabupaten/kota berjalan tertib dan aman. Rasa aman merupakan salah satu investasi di Jawa Tengah. Rasa aman ini akan menambah kepercayaan publik terhadap Jawa Tengah," kata Gubernur Luthfi saat berbicara di depan massa aksi.

Menurutnya, peringatan May Day tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang bagi buruh untuk memperjuangkan hak sekaligus menjalankan kewajiban mereka. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan buruh dan pekerja memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Sejumlah program telah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung kesejahteraan buruh. Di antaranya pembentukan ratusan koperasi karyawan dan fasilitas daycare, yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar dengan harga terjangkau. Selain itu, tersedia pula insentif transportasi melalui layanan Trans Jateng serta dukungan program perumahan bagi buruh.

"Buruh adalah embrio dalam membangun Jawa Tengah. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya. Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga buruh kita satu tekad, satu tujuan, sejahtera bersama-sama. Hidup Buruh!" katanya.

Tak hanya menyapa, Luthfi juga menerima perwakilan buruh untuk berdialog secara langsung. Dalam kesempatan itu, ia memastikan seluruh aspirasi akan ditampung dan ditindaklanjuti.

"Semua saya terima, saya akomodir, saya berikan semangat. Kita punya desk tenaga kerja, punya Polda Jateng yang siap mengawal, berikut penegakan hukum apabila terjadi hak dan kewajiban buruh yang tidak terpenuhi," katanya.

Dalam dialog tersebut, berbagai isu mengemuka. Mulai dari tuntutan kompensasi pemutusan hubungan kerja (PHK), perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan industri, penyediaan transportasi bagi pekerja di sektor padat karya, hingga desakan penghapusan sistem outsourcing. Selain itu, dibahas pula perlindungan tenaga kerja disabilitas, pengawasan perusahaan media, akses pendidikan terjangkau bagi anak buruh, serta aspirasi mahasiswa terkait rencana penghapusan program studi yang dinilai tidak sesuai kebutuhan industri.

Aksi peringatan May Day di Jawa Tengah tahun ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga membuka ruang dialog langsung antara pemerintah, buruh, dan mahasiswa.