Konten Semarang
Pendidikan

50 Mahasiswa USM Terima KIP-K 2026, Akses Kuliah bagi Keluarga Kurang Mampu Diperluas

Sebanyak 50 mahasiswa baru USM menerima KIP-K 2026 untuk meringankan biaya kuliah dan memperluas akses pendidikan tinggi.

50 Mahasiswa USM Terima KIP-K 2026, Akses Kuliah bagi Keluarga Kurang Mampu Diperluas
50 Mahasiswa USM Terima KIP-K 2026, Akses Kuliah bagi Keluarga Kurang Mampu Diperluas

KONTENSEMARANG.COMUniversitas Semarang (USM) memberikan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) kepada 50 mahasiswa baru tahun 2026. Penandatanganan perjanjian bagi penerima beasiswa digelar Jumat pukul 13.00 WIB di Gedung V Prof Ir Joetata Hadihardaja, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) USM.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof Dr Ir Haslina MSi, mengapresiasi dukungan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam pelaksanaan program KIP-K bagi mahasiswa USM tahun ini.

“Semoga adik-adik penerima beasiswa ini dapat menyelesaikan kuliahnya tepat waktu, kemudian aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan tentu saja berkarakter yang baik,” ujar Prof Haslina.

Ia menjelaskan, manfaat KIP-K tidak sebatas membantu mahasiswa memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

Para penerima juga didorong untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan akademik maupun aktivitas kemahasiswaan selama berada di lingkungan kampus.

Dian, orang tua Elisia Adiana, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika sekaligus salah satu penerima KIP-K, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut.

Menurutnya, program KIP-K cukup membantu mengurangi beban keluarga dalam memenuhi biaya pendidikan anak.

“Saya sangat bersyukur sekali. Sebagai orang tua, saya sungguh benar-benar sangat diringankan oleh program ini,” ungkap Dian.

Ia berharap kesempatan yang diperoleh anak-anak penerima KIP-K dapat digunakan secara maksimal. Selain menyelesaikan studi sesuai target, para mahasiswa diharapkan mampu meraih prestasi akademik serta memenuhi standar yang ditetapkan selama menjalani perkuliahan.

“Harapan saya, semoga anak-anak kami yang menerima bantuan KIP-K dapat memaksimalkan bantuan ini. Saya berharap anak-anak kami dapat lulus tepat waktu, dengan IPK yang terbaik, minimal IPK 3, syukur-syukur lebih. Dan ilmunya dapat dimanfaatkan kemudian hari untuk membantu masyarakat,” ujar Dian.

Sementara itu, Elisia Adiana mengaku bahagia setelah dinyatakan sebagai penerima KIP-K 2026. Bantuan tersebut membuatnya dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tanpa menambah beban pembiayaan bagi orangtuanya.

“Tentunya saya senang, karena saya bisa kuliah di sini tanpa membebankan orang tua,” ujar Elisia.

Dalam mengikuti seleksi KIP-K, Elisia menyebut dirinya telah mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan dan menjalani sejumlah tahapan, termasuk wawancara serta proses seleksi lainnya.

Selama berkuliah di USM, Elisia berharap dapat memperoleh pengetahuan sebanyak mungkin. Ia juga ingin memperluas jaringan pertemanan dan relasi yang dapat mendukung perjalanan akademiknya.

“Saya harap saya berkuliah di sini dapat mendapatkan ilmu yang banyak dan tentunya relasi yang banyak, dan juga teman-teman yang dapat membantu saya untuk berkuliah di sini,” tuturnya.

Program KIP-K merupakan salah satu upaya pemerintah membantu mahasiswa dari keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar tetap dapat mengakses pendidikan tinggi.

Melalui program ini, USM mendorong penerima beasiswa untuk menjalani perkuliahan dengan penuh tanggung jawab, menyelesaikan studi tepat waktu, aktif dalam kegiatan kampus, serta mengembangkan kompetensi dan karakter.

Kesempatan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan, tetapi juga menjadi bekal agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi masyarakat. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Menampilkan semua halaman artikel.

Artikel Selanjutnya

Pembuatan Platform Apung Kreasi Dosen Teknik Sipil USM Dukung Tanggul Pantai Demak
Pendidikan • 04 September 2026

Pembuatan Platform Apung Kreasi Dosen Teknik Sipil USM Dukung Tanggul Pantai Demak

Rekomendasi Redaksi