Konten Semarang
Regional

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Banjarnegara

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Tanah Gerak

×
WhatsApp Image 2026-02-24 at 11.50.43

KONTENSEMARANG.COM — Sebanyak 36 rumah hunian tetap diserahkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada warga terdampak bencana tanah bergerak di Dusun Bawang, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Senin, 23 Februari 2026.

Tak hanya menerima rumah baru, para warga juga memperoleh sertifikat tanah resmi sehingga hunian tersebut sudah sah dan siap ditempati.

Penyerahan ini menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam memastikan keselamatan masyarakat, khususnya warga Dusun Bawang yang selama bertahun-tahun hidup dalam kekhawatiran sambil menunggu proses relokasi.

"Senang atau tidak? Masih ingat rumah dulu? Tidak usah ingat yang dulu karena tidak bisa dipakai lagi dan bahaya. Yang penting pada puasa dan lebaran ini tinggal di rumah baru, gratis, tidak bayar. Semoga berkah bagi kita semuanya," ujar Luthfi saat menyerahkan hunian di lokasi relokasi.

Luthfi menjelaskan bahwa Jawa Tengah termasuk daerah rawan bencana sehingga penanganannya perlu dilakukan secara serius dan terpadu.

Ia menekankan bahwa respons terhadap bencana dan tahap pemulihan tidak boleh dilakukan secara seadanya, melainkan harus menyeluruh agar masyarakat terdampak dapat bangkit kembali.

"Itu penting. Harus ada kerja sama dan kolaborasi, termasuk cara mengatasinya, sehingga masyarakat merasa tidak ditinggalkan. Pejabat yang bersangkutan harus menyertai," katanya.

Realisasi pembangunan 36 rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyiapkan dan menetapkan lahan relokasi, Pemprov Jawa Tengah memberikan bantuan pembangunan rumah, sementara Badan Pertanahan Nasional (BPN) menerbitkan sertifikat tanah bagi warga.

"Jadi manfaatkan rumah ini untuk masa depan bapak-ibu sekalian," ungkap Luthfi yang hadir bersama Bupati Banjarnegara Amalia Desiana serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan.

Hunian tetap tersebut dibangun menggunakan teknologi Ruspin yang memiliki sejumlah keunggulan, seperti tahan gempa, proses pembangunan cepat, biaya lebih ekonomis dan efisien, serta struktur yang fleksibel dan kuat.

Halaman 1 dari 2