Konten Semarang
Regional

Antisipasi Gagal Panen, Pemprov Jateng Siapkan Asuransi untuk 10 Ribu Hektare Sawah

Pemprov Jateng menyiapkan asuransi bagi 10 ribu hektare sawah untuk melindungi petani dari risiko gagal panen akibat kekeringan.

Antisipasi Gagal Panen, Pemprov Jateng Siapkan Asuransi untuk 10 Ribu Hektare Sawah
Antisipasi Gagal Panen, Pemprov Jateng Siapkan Asuransi untuk 10 Ribu Hektare Sawah

KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan perlindungan bagi petani melalui program asuransi pertanian. Program yang dijalankan bersama PT Jamkrida Jateng itu ditargetkan mencakup hingga 10 ribu hektare lahan sawah yang berpotensi mengalami gagal panen atau puso.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan asuransi tersebut diharapkan dapat membantu petani menghadapi kerugian akibat bencana, khususnya kekeringan.

Dengan adanya perlindungan tersebut, petani diharapkan tidak mencari modal pemulihan melalui pinjaman online maupun rentenir.

"Di Jawa Tengah kita siapkan asuransi untuk 10 ribu hektar lahan gagal panen atau puso. Jamkrida siap meng-cover apabila terjadi puso," kata Luthfi saat berdialog dengan kelompok tani usai panen raya padi di Desa Kedungbanjar, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Kamis, 3 September 2026.

Luthfi juga mengimbau petani yang mengalami puso untuk segera memanfaatkan skema asuransi tersebut. Ia mengingatkan agar kondisi gagal panen tidak membuat petani mengambil pinjaman dengan bunga tinggi dari pinjol ataupun rentenir.

"Kalau gagal panen, tidak boleh pinjam rentenir dan pinjol. Gagal panen sudah ada Jamkrida, asuransinya ada," kata Luthfi.

Selain perlindungan melalui asuransi, Pemprov Jateng menyiapkan bantuan benih bagi petani yang terdampak.

Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait penyediaan benih tersebut.

Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui beberapa mekanisme setelah pemerintah menerima laporan dari daerah dan melakukan verifikasi kondisi di lapangan.

Untuk menghadapi persoalan keterbatasan air, Pemprov Jateng juga menyiapkan sejumlah langkah pengelolaan irigasi. Pada sawah irigasi, upaya dilakukan dengan mengoptimalkan jaringan irigasi tersier.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Selanjutnya

Produksi Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Luthfi Yakin Target 10,5 Juta Ton Tercapai
Regional • 03 September 2026

Produksi Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Luthfi Yakin Target 10,5 Juta Ton Tercapai

Rekomendasi Redaksi