“Olahraga terutama bola voli jangan dianggap sebagai sebuah hal hanya untuk mengisi waktu luang. Tetapi pastikan bahwa panjenengan mengikuti kompetisi di dalam rangka meningkatkan kemampuan fisik dan juga kemampuan mentalnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, melalui pembinaan atlet voli usia 15 dan 17 tahun yang berkelanjutan, diharapkan akan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai level kompetisi.
Menutup sambutannya, Iswar berpesan kepada seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat tinggi, menjaga kondisi kesehatan, serta menjunjung nilai-nilai sportivitas selama kejuaraan berlangsung.
“Selamat bertanding, jaga kesehatan, jaga sportivitas, dan harumkan nama klub setiap daerah masing-masing,” pungkasnya.
Diikuti oleh 16 tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY, Liga Tunas diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan Atlet Muda yang mampu melahirkan talenta-talenta unggul bagi masa depan bola voli Indonesia.