Ia menyebut prevalensi stunting di Kabupaten Purworejo saat ini berada di bawah rata-rata nasional.
"Saat ini angka stunting nasional berada di kisaran 19,8 persen, sedangkan Purworejo sudah sekitar 14 persen. Ini capaian yang baik dan harus terus ditingkatkan," ungkapnya.
Meski demikian, Wihaji menilai tantangan pembangunan keluarga ke depan masih cukup besar.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota TPK untuk terus menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas pendampingan keluarga.
"Tugas pendamping keluarga sangat mulia karena mendampingi masyarakat sejak pra-nikah hingga lansia. Saya berharap seluruh TPK tetap sabar dan semangat dalam mendampingi keluarga Indonesia, khususnya di Kabupaten Purworejo," tandasnya. (*)