Konten Semarang
Regional

Difasilitasi Mudik Gratis, Inilah Wujud Terima Kasih Unik Pedagang Bakso kepada Gubernur Ahmad Luthfi

Pedagang bakso memberi hadiah sebungkus bakso kepada Gubernur Ahmad Luthfi saat Mudik Gratis Jateng 2026 sebagai ungkapan terima kasih.

Kisah Perantau Lain

Cerita serupa juga datang dari Bejo Fauzan, pedagang bakso yang berjualan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta. Ia mengaku sudah merantau sejak tahun 1994 dan menjalani berbagai fase dalam usahanya.

Mulai dari berjualan bakso menggunakan pikulan, kemudian beralih menggunakan sepeda ontel, gerobak keliling, hingga akhirnya membuka warung kaki lima. Kini ia berhasil menyewa sebuah bangunan kecil untuk usahanya.

"Di sini baru empat tahun, dulu warung tempel di depan situ, dulunya bangunan ini untuk warteg. Begitu sudah tidak digunakan warteg, saya masuk (kontrak). Sewanya sebulan Rp3,5 juta. Pendapatan bisa Rp6-7 juta perbulan," ujar warga asal Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar itu.

Meski sudah puluhan tahun merantau, Bejo baru mengetahui adanya program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun ini. Informasi tersebut ia dapat dari Lulik.

Biasanya, setiap musim mudik ia harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli tiket pulang ke kampung halaman.

"Baru tahu tahun ini dari Mas Lulik, lalu saya minta tolong untuk didaftarkan sekeluarga. Bersyukur sekali ada program mudik gratis ini, lumayan uangnya bisa beli susu anak dan buat bekal lebaran di kampung," tutur Bejo.

Halaman 3 dari 3