Konten Semarang
Semarang

Dinkes Semarang Pastikan Kondisi Korban Keracunan SMKN 6 Terus Membaik

Dinkes Semarang memastikan korban keracunan SMKN 6 terus membaik. Tim TGC tetap siaga hingga seluruh pasien dinyatakan pulih total.

Dinkes Semarang Pastikan Kondisi Korban Keracunan SMKN 6 Terus Membaik
Dinkes Semarang Pastikan Kondisi Korban Keracunan SMKN 6 Terus Membaik

KONTENSEMARANG.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang memastikan kondisi siswa dan guru SMKN 6 Semarang yang mengalami dugaan keracunan pangan terus membaik. 

Hingga Sabtu (1/8/2026), sebagian besar pasien telah pulih dan belum ditemukan tambahan kasus baru.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengatakan seluruh siswa yang sebelumnya menjalani perawatan di Puskesmas Halmahera telah diizinkan pulang.

Sementara pasien yang masih dirawat di RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Bhakti Wira Tamtama, dan Puskesmas Bangetayu juga menunjukkan perkembangan kesehatan yang signifikan.

"Siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Halmahera seluruhnya sudah membaik dan dipulangkan. Pasien yang masih berada di RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Bhakti Wira Tamtama, serta Puskesmas Bangetayu juga terus mengalami perbaikan kondisi secara signifikan," ujar Hakam.

Hasil surveilans aktif maupun pasif yang dilakukan Dinkes menunjukkan situasi telah terkendali. Hingga saat ini, pihak sekolah juga tidak melaporkan adanya gejala baru pada siswa maupun guru.

Dari sisi pelayanan kesehatan, seluruh pasien yang dirujuk ke puskesmas dan rumah sakit mendapat penanganan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan pembiayaan BPJS Kesehatan.

"Seluruh proses perawatan medis para siswa dan guru berjalan optimal dengan skema penjaminan JKN. Kami memastikan hak pelayanan kesehatan masyarakat terpenuhi sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Meski kondisi mulai terkendali, Dinkes Kota Semarang tetap mempertahankan pengawasan terhadap perkembangan kesehatan para korban.

Tim Gerak Cepat (TGC) masih disiagakan hingga seluruh pasien yang menjalani perawatan dinyatakan sembuh sepenuhnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal sebelum penanganan kasus dinyatakan selesai.

"Tim TGC tetap siaga di lapangan sampai seluruh kasus terkonfirmasi sehat. Setelah seluruh rangkaian pemantauan selesai dan dinyatakan tuntas, kami segera mengirimkan laporan pembaruan akhir kepada Kementerian Kesehatan melalui sistem SKDR MBG," pungkas Hakam. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Artikel Selanjutnya

Semarakkan Jalan Sehat, Agustina Cek Realisasi Bantuan Rp25 Juta per RT
Semarang • 03 Agustus 2026

Semarakkan Jalan Sehat, Agustina Cek Realisasi Bantuan Rp25 Juta per RT

Rekomendasi Redaksi