Dinkes juga terus berkoordinasi dengan SMK Negeri 6, penyelenggara SPPG Kota Semarang Timur (Karangturi), Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri, serta berbagai pihak terkait untuk mempercepat proses penyelidikan.
Sebagai langkah antisipasi, distribusi makanan dari penyelenggara SPPG yang bersangkutan dihentikan sementara hingga penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan.
Selain memantau kondisi pasien yang menjalani perawatan maupun observasi, Dinkes juga mendata seluruh penerima manfaat yang berpotensi terdampak agar penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Hasil penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium akan disampaikan secara berkala setelah seluruh proses selesai. (*)