Dengan adanya portal, diharapkan pengawasan bisa lebih efektif.
“Teman-teman DPU yang akan buat desainnya. Ini komitmen dan semoga pemasangan (portal) itu realisasinya bisa dalam waktu dekat,” tambah Danang.
Selain pemasangan portal, Dishub juga berencana menambah kamera pengawas (CCTV) untuk mempermudah pemantauan tanpa harus selalu menempatkan petugas di lokasi.
“Setelah ada portal kita pasang CCTV juga agar petugas yang melakukan monitoring tidak harus setiap hari ke situ. Tapi awal-awal nanti tetap ada petugas sekalian untuk sosialisasi ke pengguna jalan,” jelasnya.
Upaya lain yang tengah disiapkan adalah rekayasa jalan, termasuk pelandaian di tikungan dekat Perumahan Puri guna meningkatkan keselamatan dan mengurangi potensi kecelakaan di kawasan tersebut.
Di sisi lain, pihak kepolisian menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut.
KBO Satlantas Polrestabes Semarang, Sujid Riyanto, menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran akan tetap berjalan.
“Penyebab kecelakaan kemarin masih dalam proses penyelidikan. Adanya dugaan fungsi rem dan lain-lainnya masih didalami kepolisian unit Gakkum Polrestabes Semarang,” tandasnya.
Dengan kombinasi pemasangan portal, CCTV, dan perbaikan kondisi jalan, pemerintah berharap angka pelanggaran serta kecelakaan di kawasan rawan Silayur dapat ditekan secara signifikan. (*)