Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 13 peserta terbaik lolos ke tahap verifikasi lapangan. Pemenang lomba akan diumumkan dalam waktu dekat.
Beberapa lokasi yang masuk tahap penilaian antara lain Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, yang menampilkan pengelolaan sampah terpadu melalui pemilahan sampah, komposting, ecoenzyme, budidaya maggot, hingga budidaya cacing.
Selain itu, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, dinilai unggul berkat pengelolaan hutan jati yang dilengkapi mesin pencacah daun untuk diolah menjadi pupuk dan pakan ternak.
"Selanjutnya, di Pindrikan Kidul, menariknya di sini warga memanfaatkan lahan sekitar dengan setiap satu bulan sekali dibuka pasar pinggir kali yang disebut SARGIRLI yang menampilkan sejumlah produk umkm. Jadi di lokasi tersebut, menjadi pusat kegiatan ekonomi warga," pungkasnya. (*)