Ia menambahkan bahwa penggunaan olahan ikan dalam program MBG dapat membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak, karena kandungan protein ikan yang tinggi dan bermanfaat bagi pertumbuhan.
Selain itu, kebijakan ini juga dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga ikan di tingkat nelayan karena adanya kepastian pasar dari program pemerintah.
Hal ini sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan nelayan dan perbaikan gizi masyarakat.
Saleh berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan penyelenggara program MBG agar pemanfaatan hasil perikanan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Jika dikelola dengan baik, sektor perikanan tidak hanya kuat secara produksi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang besar,” pungkasnya. (*)