"SMKN 1 Kedawung ini mempunyai kebun sebagai role model ketahan pangan. Ada kelengkeng, jeruk, durian, jambu, dan sebagainya yang sebagian sudah menjadi konsumsi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyerahkan berbagai penghargaan dan beasiswa.
Salah satunya adalah Satyalencana Karya Satya dari Presiden RI kepada guru PNS yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun atau lebih.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada dua siswa berprestasi nasional yang meraih medali emas dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025.
Mereka adalah Muhammad Azka Abdurrahman dari SMA Science Plus Baitul Qur'an Boarding School Kabupaten Sragen untuk kategori Teknologi Digital, serta Naila Aini Bahri dari SMA Unggulan Rushd Kabupaten Sragen untuk kategori Wirausaha Sosial.
Kepala SMKN 1 Kedawung, Fahmi Khoiruman, menyampaikan bahwa sekolahnya berfokus pada pengembangan keahlian di bidang pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Program yang tersedia meliputi budidaya tanaman pangan (holtikultura), perkebunan (agribisnis pertanian), peternakan, perikanan, pengolahan hasil pertanian, usaha pertanian terpadu, hingga keahlian kuliner atau tata boga.
"Kita lengkap. Jadi untuk memenuhi hajat hidup orang banyak itu adalah pangan. Kita siapkan di sini. Dengan adanya program MBG juga menyuplai buah-buahan, telur, dan ikan," katanya. (*)