Kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, dan hotel turut dilibatkan dalam lomba menghias lingkungan, yang dikemas dalam ajang Gebyar Semarak Kemerdekaan atau GASKEN!! yang menyelimuti sudut-sudut kota dengan nuansa merah putih.
Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus mendatang melalui acara resepsi kemerdekaan.
“Kami ingin agar kemerdekaan ini tidak hanya dikenang, tapi juga dirayakan secara bersama, hingga ke pelosok kelurahan,” tambah Iswar.
Dukungan Nyata untuk Warga hingga Tingkat RT
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Semarang juga menyalurkan dana operasional sebesar Rp25 juta per RT yang mulai cair di bulan Agustus ini. Bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung semangat perayaan HUT RI di tingkat kampung dan lingkungan warga.
Iswar menegaskan bahwa dana ini bukan semata-mata hibah administratif, tetapi sebagai penyemangat agar warga di gang-gang kota dapat menggelar berbagai kegiatan seperti tumpengan, lomba tradisional, kerja bakti, dan jalan sehat.
“Pesta kemerdekaan bukan milik instansi atau gedung pemerintahan saja, tapi milik kita semua. Milik warga Kota Semarang,” tegasnya.
Ajakan Jalan Sehat Serentak se-Kota Semarang
Dalam suasana pembukaan, turut digelar pula sejumlah lomba seperti voli dan tarik tambang yang diikuti oleh pegawai Balai Kota, Forkopimda, ASN kelurahan, hingga jurnalis.
Sebagai rangkaian tambahan, Pemkot mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti kegiatan jalan sehat serentak di seluruh wilayah Kota Semarang pada Minggu, 10 Agustus 2025 mulai pukul 06.00 WIB.