KONTENSEMARANG.COM – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menyebut Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang paling siap mendukung pelaksanaan program nasional pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat.
Menurut Fahri, kesiapan tersebut terlihat dari ketersediaan dan kualitas data pertanahan yang dimiliki Jawa Tengah.
Hal itu disampaikannya saat bertemu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semarang, Senin, 18 Mei 2026.
"Jawa Tengah di antara yang cukup siap karena database tanahnya paling bagus,” kata Fahri.
Ia menekankan pentingnya validitas data masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah agar program pembangunan rumah dapat berjalan tepat sasaran dan terealisasi dengan baik.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk mendukung skema pemerintah pusat dalam mengurangi angka backlog perumahan di wilayahnya.
Ia menjelaskan, backlog perumahan masih menjadi persoalan besar di Jawa Tengah.
Berdasarkan data hingga akhir Triwulan I Tahun 2026, jumlah backlog perumahan di provinsi tersebut masih mencapai 1.051.656 unit.
"Kondisi ini memerlukan intervensi yang masif, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat," ujarnya.
Taj Yasin mengatakan, Pemprov Jateng terus melakukan berbagai upaya penanganan melalui dukungan APBD Provinsi, baik dalam bentuk bantuan keuangan kepada pemerintah desa maupun bantuan sosial.