Pernyataan tegas ini dilontarkan demi menepis potensi konflik kepentingan dalam bergulirnya Program MBG.
Sudaryono berjanji tidak akan memberi ampun pada setiap tindakan korupsi, kecurangan, maupun penyimpangan lain di internal BGN yang mencederai amanah program tersebut.
“Gak ada, gak ada, gak ada, dan saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur (MBG, red.), tidak ada keluarga saya yang punya dapur, dan punya SPPG,” kata Sudaryono.
Ia memaparkan, mengingat MBG merupakan megaproyek prioritas beranggaran besar dan berskala nasional, maka setiap roda pelaksanaannya mutlak berjalan secara transparan dan akuntabel sehingga seluruh kebijakannya dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya di hadapan rakyat. (*)