Ahmad Luthfi juga menyinggung terkait rencana pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap penyiapan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal.
"Huntap nanti setelah huntara, lagi disiapkan lahannya. Kalau sudah huntap itu kan hak milik rumah dan tanah jadi punya warga," jelasnya.
Salah seorang penghuni huntara, Wasitoh, mengaku terkejut saat Ahmad Luthfi tiba-tiba datang ke rumah sementara yang ditempatinya di blok H5.1.
Dalam kesempatan itu, keduanya sempat berbincang mengenai kondisi dan fasilitas di huntara.
Menurut Wasitoh, hunian sementara tersebut tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal, tetapi juga dimanfaatkan untuk berjualan.
Ia bersyukur karena pemerintah telah menyediakan tempat tinggal sementara yang nyaman dan dilengkapi berbagai fasilitas.
"Bersyukur sekali. Terima kasih kepada pemerintah, bersyukur sudah diberikan semua fasilitas ini. Senang juga bisa bertemu Pak Gubernur," ujarnya.
Wasitoh berharap pembangunan hunian tetap segera direalisasikan agar dirinya bersama sang suami dapat memiliki tempat tinggal permanen dan lebih tenang memikirkan masa depan. (*)