Konten Semarang
Semarang

Layanan Baru Columbia Asia Semarang Bantu Atasi Keterlambatan Tumbuh Kembang Anak

Columbia Asia Semarang menghadirkan terapi wicara dan sensori integrasi untuk membantu anak dengan keterlambatan tumbuh kembang.

Layanan Baru Columbia Asia Semarang Bantu Atasi Keterlambatan Tumbuh Kembang Anak
Layanan Baru Columbia Asia Semarang Bantu Atasi Keterlambatan Tumbuh Kembang Anak

KONTENSEMARANG.COM – Keterlambatan tumbuh kembang anak menjadi perhatian yang perlu ditangani melalui deteksi dan intervensi sejak dini. Columbia Asia Hospital Semarang kini menghadirkan layanan Terapi Wicara dan Sensori Integrasi dengan pendekatan multidisiplin untuk membantu anak yang mengalami tantangan dalam tumbuh kembang.

Data yang dicantumkan dalam rilis menyebutkan prevalensi keterlambatan bicara pada anak usia prasekolah berada di kisaran 5 hingga 10 persen.

Sejumlah laporan juga mengindikasikan gangguan komunikasi dapat dialami hingga 20 persen anak Indonesia.

Sementara itu, gangguan pemrosesan sensorik diperkirakan memengaruhi 5 hingga 10 persen anak tanpa kecacatan penyerta. 

Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Columbia Asia Hospital Semarang, dr. Farid Agung Rahmadi, M.Si.Med., Sp.A, Subsp.

TKPS, menekankan pentingnya deteksi dan penanganan sedini mungkin untuk mengoptimalkan perkembangan anak.

Deteksi dini dan intervensi yang tepat merupakan kunci untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Semakin cepat terapi dimulai, semakin besar peluang anak untuk mengejar ketertinggalan dan mencapai perkembangan yang optimal sesuai usianya,” ujarnya. 

Layanan tersebut melibatkan sejumlah tenaga profesional, mulai dari Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (KFR), terapis wicara, okupasi terapis, fisioterapis, hingga psikolog. Kolaborasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan anak secara menyeluruh. 

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr. Dewi Kusuma Hartono, Sp.KFR, mengatakan setiap anak memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga penanganan diberikan secara individual.

“Setiap pasien memiliki profil sensorik dan kemampuan komunikasi yang berbeda. Oleh karena itu, di Columbia Asia Hospital Semarang, terapi diberikan secara individual dengan rencana penanganan yang disesuaikan khusus (tailor-made) agar hasil yang dicapai lebih efektif dan berkelanjutan,” jelas dr. Dewi. 

Fasilitas terapi juga dirancang agar anak merasa nyaman selama menjalani proses penanganan. Kegiatan terapi dibuat menyerupai aktivitas bermain, namun tetap diarahkan pada target klinis yang dapat diukur. 

Direktur Columbia Asia Hospital Semarang, dr. Herman Kristanto, MS, Sp.OG, Subsp. KFm, CHQP, MQM, mengatakan kehadiran layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menyediakan layanan kesehatan keluarga secara menyeluruh.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya. Kehadiran Terapi Wicara dan Sensori Integrasi yang terintegrasi ini adalah upaya kami dalam mendukung orang tua untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh kembang terbaik melalui layanan rehabilitasi yang terpadu dan profesional,” tegas dr. Herman. 

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak di Semarang dan sekitarnya menghadapi tantangan tumbuh kembang sekaligus mendukung mereka mencapai perkembangan yang lebih optimal. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Menampilkan semua halaman artikel.

Artikel Selanjutnya

Disdik Semarang Genjot Rehabilitasi Puluhan SD, SDN Pendrikan Lor 02 Jadi Prioritas
Semarang • 31 Juli 2026

Disdik Semarang Genjot Rehabilitasi Puluhan SD, SDN Pendrikan Lor 02 Jadi Prioritas

Rekomendasi Redaksi