Fasilitas terapi juga dirancang agar anak merasa nyaman selama menjalani proses penanganan. Kegiatan terapi dibuat menyerupai aktivitas bermain, namun tetap diarahkan pada target klinis yang dapat diukur.
Direktur Columbia Asia Hospital Semarang, dr. Herman Kristanto, MS, Sp.OG, Subsp. KFm, CHQP, MQM, mengatakan kehadiran layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menyediakan layanan kesehatan keluarga secara menyeluruh.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya. Kehadiran Terapi Wicara dan Sensori Integrasi yang terintegrasi ini adalah upaya kami dalam mendukung orang tua untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh kembang terbaik melalui layanan rehabilitasi yang terpadu dan profesional,” tegas dr. Herman.
Layanan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak di Semarang dan sekitarnya menghadapi tantangan tumbuh kembang sekaligus mendukung mereka mencapai perkembangan yang lebih optimal. (*)