Untuk memastikan proses penilaian berjalan profesional dan objektif, Dishub Kota Semarang menggandeng dewan juri dari sejumlah instansi terkait.
Tim penilai berasal dari Satlantas Polrestabes Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, serta Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Setelah melalui tahapan seleksi dan penjurian, dewan juri menetapkan tiga peserta terbaik sebagai pemenang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Kota Semarang Tahun 2026.
Adapun para pemenang tersebut adalah Juara I Kirana Putri Faisa (SMA Negeri 7 Semarang), Juara II Galuh Anindya Maharani (SMA Negeri 4 Semarang), dan Juara III Kisnaya Syawalbil Qurmanisa (SMA Negeri 9 Semarang).
Plt Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, R. Ambar Prasetyo, S.E., menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme serta kualitas ide yang ditunjukkan para peserta.
“Kami sangat mengapresiasi karya-karya inovatif yang lahir dari pemikiran kritis para pelajar. Peran generasi muda, khususnya di tingkat SMA sederajat, sangat penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Mereka bukan hanya pengguna jalan, tetapi juga pelopor yang mampu mengedukasi teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya keselamatan berkendara,” ujarnya, Kamis (18/6).
Melalui kegiatan ini, Dishub Kota Semarang berharap para pemenang dapat terus mengembangkan inovasi yang telah dibuat sekaligus menjadi duta keselamatan berlalu lintas yang mampu menginspirasi masyarakat.
Selain itu, para juara akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Semarang dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga tingkat nasional.
Dijelaskannya, program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan generasi muda dapat melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya keselamatan lalu lintas yang berkelanjutan di Kota Semarang. (*)