Materi kedua disampaikan oleh dosen Psikologi Universitas Semarang, Hermiana Vereswati SPsi MPsi, dengan tema “Regulasi Diri”. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai cara mengelola emosi dan mengambil keputusan secara tepat saat menghadapi tekanan sosial.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, termasuk melalui sesi meditasi yang bertujuan membantu peserta mengendalikan diri dan pikiran ketika berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil.
Selama dua jam kegiatan berlangsung, suasana acara berjalan kondusif dan peserta terlihat aktif mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari penyampaian materi, ice breaking, hingga sesi diskusi edukatif.
Hermiana Vereswati menilai kegiatan tersebut berjalan sukses karena peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama acara berlangsung.
“Menurut aku, acaranya keren banget dan kalian sebagai panitia udah berhasil sih, sudah sukses ngebawain acaranya dari awal sampai akhir, dan kita bisa lihat antusias banget ya, sampek mereka mau bertanya, maksudnya ga cuma diem doang gitu kan, jadi kan mereka terlibat selama acaranya dan itu salah satu tolak ukur kalau acaranya berhasil,” ujar Hermiana Vereswati.
Ia juga menyebut keterlibatan aktif para siswa menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan, bahkan suasana acara sempat menghadirkan momen haru di antara peserta.
Melalui kampanye tersebut, mahasiswa berharap siswa SMKN 5 Semarang semakin memahami pentingnya sikap saling menghargai serta menghindari tindakan perundungan dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa di lingkungan sekolah. (*)