Sementara itu, pada kelompok usia produktif, Dinas Kesehatan mengingatkan adanya potensi peningkatan penyakit tidak menular akibat pola konsumsi saat cuaca panas, terutama minuman tinggi gula yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah hingga komplikasi serius seperti ketoasidosis diabetik.
Di sisi lain, upaya pengendalian demam berdarah melalui inovasi Wolbachia dinilai menunjukkan hasil positif, dengan penurunan kasus hingga sekitar 70 persen dalam tiga tahun terakhir.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan “Gembira” atau Gerakan Membuka Jendela Rumah.
Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk meningkatkan sirkulasi udara serta mengurangi kelembapan yang menjadi tempat berkembangnya vektor penyakit. (*)