Konten Semarang
Semarang

Ngaji Kebangsaan di USM, Mbah Munif: Iman Bukan Sekadar Percaya, Tetapi Aman dan Nyaman

Mbah Munif mengisi Ngaji Kebangsaan di USM dan menjelaskan makna iman sebagai sumber ketenangan, rasa aman, dan pengabdian kepada Allah.

Mbah Munif mengisi Ngaji Kebangsaan di USM dan menjelaskan makna iman sebagai sumber ketenangan, rasa aman, dan pengabdian kepada Allah.
Mbah Munif mengisi Ngaji Kebangsaan di USM dan menjelaskan makna iman sebagai sumber ketenangan, rasa aman, dan pengabdian kepada Allah.

Mbah Munif kemudian memberikan ilustrasi tentang seorang pegawai yang mendampingi rektor dalam perjalanan dinas.

Pegawai tersebut tidak perlu memikirkan biaya perjalanan, tempat menginap, maupun kebutuhan lainnya karena semuanya telah menjadi tanggung jawab pimpinan.

Menurutnya, gambaran tersebut serupa dengan seorang hamba yang benar-benar beriman kepada Allah SWT.

Seorang yang beriman, lanjutnya, akan merasa tenteram dalam menjalani hidup karena meyakini seluruh ketentuan Allah pasti mengandung kebaikan dan tidak akan mencelakakan hamba-Nya.

Selain membahas makna iman, Mbah Munif juga mengingatkan bahwa berbagai ibadah seperti salat, puasa, zakat, dan haji pada hakikatnya harus bermuara pada sikap berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

"Inilah sebenarnya puncak dari pengabdian. Salat, puasa, zakat, pergi haji. Ini hanya teori sebenarnya. Pernahkah kita berserah diri kepada Allah? Kalau kita mau jujur, jawab belum pernah," tutur KH Munif Zuhri.

Ia juga menyinggung berbagai persoalan yang kerap dihadapi manusia dalam kehidupan.

Menurutnya, banyak masalah yang muncul sebenarnya bersumber dari perilaku manusia sendiri, bukan karena dunia yang bermasalah.

Karena itu, ia mengajak jamaah untuk lebih banyak melakukan introspeksi diri daripada terus-menerus mengeluhkan keadaan.

"Apa yang kita risaukan? Apa yang kita keluhkan? apa yang perlu kita perhatikan adalah diri kita sendiri," pesannya.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 3

Artikel Selanjutnya

Pemkot Semarang membuka pendaftaran LOFF 2026. Festival film pendek ini mengajak sineas mengangkat isu pangan dan lingkungan.
Semarang • 05 Juni 2026

LOFF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Semarang Tantang Sineas Angkat Isu Ketahanan Pangan

Rekomendasi Redaksi